Kehidupan Pasangan

Sakit Hati karena Putus Cinta? Begini Cara Move On yang Elegan

2 menit baca freemeet
Sakit Hati karena Putus Cinta? Begini Cara Move On yang Elegan

Tenangkan diri dulu... Beri waktu bagi hati Anda untuk memproses semuanya.

Putus cinta jelas bukan hal yang mudah dan kerap menyisakan luka bagi kedua belah pihak. Kalau kamu sedang berada di fase ini, yuk simak beberapa tips ampuh buat melewati masa-masa berat setelah berpisah.

Beri waktu untuk diri sendiri…

Jujurlah pada perasaanmu dan nikmati prosesnya. Sangat wajar jika kamu butuh ruang dan waktu untuk meluapkan emosi. Jangan terburu-buru memaksakan diri agar langsung ‘baik-baik saja’. Nikmati proses penyembuhan ini dan curhatlah ke sahabat atau orang yang benar-benar kamu percaya.

Kalau memang masih perlu bicara dengan mantan, lakukan dengan kepala dingin dan jujur. Sampaikan unek-unekmu tanpa perlu saling menyudutkan atau memancing pertengkaran. Usahakan selalu menyelesaikannya secara dewasa dan saling menghargai.

Utamakan diri sendiri

Jangan lupa untuk memanjakan dirimu sendiri. Patah hati itu menguras energi, jadi fisik dan mentalmu butuh perawatan ekstra. Mulailah rutin berolahraga, jaga pola makan sehat, tidur yang cukup, dan yang paling penting, kumpul bareng circle yang aura positifnya nular ke kamu.

Jangan menyendiri biar nggak makin galau

Rasa kesepian memang sering datang menyerang pasca putus, tapi bukan berarti kamu nggak bisa melawannya. Tetaplah merapat ke sahabat dan keluarga. Hasrat untuk mengurung diri di kamar pasti ada, tapi justru di sinilah pentingnya dikelilingi orang-orang yang tulus menyayangimu. Ngobrol, venting, atau sekadar nongkrong bareng mereka bakal sangat membantu.

Coba deh cari hobi baru yang seru. Status jomblo ini adalah momen emas buat mengeksplorasi hal-hal baru atau kembali menekuni hobi lama yang sempat terbengkalai gara-gara sibuk pacaran. Selain pikiran jadi sibuk, siapa tahu kamu malah dapat jejaring pertemanan baru.

Atau, nggak ada salahnya nyobain aplikasi kencan online. Main dating apps bisa jadi cara asyik buat memperluas pergaulan. Luangkan waktu sejenak untuk membuat profil semenarik mungkin yang mencerminkan kepribadianmu, lalu pasang mindset terbuka saat ngobrol dengan orang baru.

Jangan ragu minta bantuan profesional

Konsultasi ke ahli itu wajar. Kalau rasa sepi dan sedih sudah terlalu berat untuk ditanggung sendiri, nggak ada salahnya nemuin psikolog atau terapis. Mereka bisa membimbingmu memproses emosi sekaligus mencarikan jalan keluar terbaik untuk move on.

Ingat, healing itu butuh proses, jadi berbaik hatilah pada dirimu sendiri. Merasa sedih dan kesepian itu manusiawi kok. Asal kamu tetap aktif menjaga hubungan sosial dan merawat diri, perlahan tapi pasti, rasa sepi itu bakal hilang dan kebahagiaan akan kembali menghampirimu.

Bagikan artikel ini

Apakah kamu menyukai artikel ini?