Cara Memikat

Jago Kencan & Pikat Hati di Usia 30-an

3 menit baca freemeet
Jago Kencan & Pikat Hati di Usia 30-an

Masuk kepala tiga tapi masih betah sendiri? Sering kali kita sendiri yang tanpa sadar bikin benteng tinggi buat urusan cinta.

Usia kepala tiga sudah di depan mata atau bahkan baru saja terlewati. Menariknya, pesona Anda justru sedang berada di puncak—bahkan jauh lebih memikat dibanding dulu. Sayangnya, tanpa sadar Anda sering memasang tembok tinggi yang malah menjauhkan peluang untuk memikat dan mempertahankan si dia.

Ini mitos belaka, atau justru sudah Anda rasakan sendiri? Ada keyakinan keliru bahwa menemukan pria atau wanita idaman jadi terasa mustahil seiring bertambahnya usia. Betapapun besarnya daya tarik Anda, pikiran negatif itu perlahan menggerogoti rasa percaya diri, membuat Anda jadi kurang siap secara mental untuk menemukan seseorang dan merajut hubungan serius.

Kenapa Sampai Sekarang Masih Jomblo?

Penyebab pertama yang sering memupus harapan Anda sebenarnya hanyalah ilusi semata, bukan fakta. Anda kadung berasumsi bahwa semua orang yang seumuran sudah laku atau punya gandengan.

Faktor kedua yang bikin Anda makin susah ketemu belahan jiwa adalah rasa iri tersendiri saat melihat pemandangan di sekitar. Bukan cuma soal melihat orang lain berpasangan, tapi gerah juga melihat teman-teman seangkatan sudah sibuk mengurus anak, sementara Anda masih berjuang menanti masa depan itu tiba.

Terakhir, ada beban mental di mana status jomblo membuat Anda—baik karena asumsi sendiri maupun penilaian orang luar—merasa terjebak dalam fase "remaja abadi". Padahal Anda sudah matang secara usia, tetapi belum memiliki standar hidup mapan ala orang dewasa pada umumnya: tinggal bersama pasangan dan segala lika-likunya.

Perluas Lingkungan Sosialmu

Untuk mengatasi prasangka bahwa semua orang seusia Anda sudah tidak tersedia, mulailah dengan bertanya pada diri sendiri: "Apakah lingkaran pertemanan saya sudah benar-benar stag?" Kalau jawabannya ya dan tidak ada lagi target pendekatan di sekitar Anda, mungkin ini saatnya mencari sirkel baru yang sefrekuensi dengan status lajang Anda yang keren ini. Bisa jadi, prioritas teman-teman lama Anda sudah bergeser. Saat Anda menggebu-gebu ingin mencari pasangan, mereka justru lebih sibuk memikirkan nongkrong santai atau malam movie di rumah yang sama sekali tidak membuka peluang kenalan baru.

Bukannya harus menjauhi sahabat lama, ya. Hanya saja, Anda perlu lebih aktif memperluas pergaulan, mendekati orang-orang yang statusnya lebih fleksibel, dan selalu berpikiran terbuka dengan pertanyaan "Gimana caranya supaya bisa kenal orang baru?" demi memperbesar kans kencan.

Supaya rasa insecure karena belum punya anak tidak menghambat langkah, alihkan fokus pada hal-hal positif yang sudah Anda miliki dan bikin hidup ini bahagia. Semakin Anda memancarkan energi positif itu, aura menarik Anda akan keluar dengan sendirinya. Manjakan diri lewat hal-hal sederhana yang bikin senang—mulai dari jalan-jalan santai menikmati alam bebas hingga merencanakan liburan impian.

Terakhir, untuk benar-benar merangkul jiwa dewasa yang mandiri, ubah cara pandang terhadap diri sendiri. Anggaplah diri Anda sebagai sosok matang yang bebas dan berdaulat penuh atas hidupnya. Cara Anda memandang diri sendiri sangat krusial karena itu pula yang akan dipancarkan ke orang lain.

Nah, sekarang setelah Anda mengantongi trik jitu menaklukkan dunia asmara di usia 30-an ke atas, saatnya beraksi di freemeet dan biarkan pesona Anda yang bekerja!

Bagikan artikel ini

Apakah kamu menyukai artikel ini?